Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

20 May

Ruam popok adalah iritasi pada kulit bayi di daerah pantat dan kemaluan. Ini bisa terjadi jika ia popok basahnya telat diganti, popoknya terlalu kasar dan tidak menyerap keringat, infeksi jamur atau bakteri atau bahkan eksema.
Meskipun ruam popok menyebabkan sakit dan sangat mengganggu bayi Ibu, namun  biasanya tidak berbahaya.

Ruam popok umumnya terjadi  pada bayi dengan kulit yang lebih sensitif . Bahkan, jika bakteri yang terdapat dalam urine bayi Anda terurai menjadi amonia, ruam ini bisa bertambah parah. Tentu saja keadaan ini sangat tidak menyenangkan buat si kecil.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

  1. Usahakan agar sesering mungkin kulit bayi Anda berada dalam keadaan kering dan berhubungan dengan udara terbuka.
  2. Gunakan popok yang memiliki kemampuan menyerap lebih baik. Hemat sih boleh saja, tapi jangan sampai bayi Anda juga menderita karena Anda jarang mengganti popoknya ya…
  3. Ketika mengganti popok, bersihkan daerah tersebut dengan air dan sabun yang lembut. Setelah itu keringkan secara menyeluruh dan gunakan bedak bayi yang lembut tanpa pewangi.
  4. Sebisa mungkin hindarilah penggunaan popok atau celana berlapis plastik.
  5. Jika Anda menggunakan kain sebagai popok, usahakan untuk mencucinya dengan sabun lembut tanpa pewangi kemudian membilasnya sampai bersih. Deterjen bisa menjadi penyebab iritasi pada kulit bayi Anda.
  6. Pastikan pula produk-produk mandi untuk si kecil tidak mengandung pewangi dan alkohol.

Jika Sudah terjadi, Bagaimana mengatasinya ??

  1. Hindari penggunaan diapers, Tujuannya agar kulit bayi bisa bernapas dan tidak lembap sehingga sembuh lebih cepat.
  2. Gantilah popok sesering mungkin, jangan sampai membiarkan popok basah dalam waktu lama
  3. Gunakan air bersih untuk membersihkan area popok setiap kali mengganti popok. Gunakan air mengalir sehingga anda dapat membersihkan dan membilas tanpa perlu menggosok.
  4. Tepuk sehingga kering, jangan menggosok karena dapat memperparah iritasi.
  5. Diangin-anginkan, Penanganan di hari pertama dan kedua bisa dilakukan sendiri di rumah dengan mengangin-anginkan bagian selangkangannya karena prinsip penyembuhan ruam adalah kulit harus bersih dan kering.
  6. Diolesi krim bayi atau bedak. Baby cream pencegah dan pereda ruam popok bisa dibeli di apotik. Bedak tabur yang bisa menyerap sisa-sisa kelembapan kulit bisa juga dipakai sehingga gesekan-gesekan pada kulit berkurang. Namun, penggunaan bedak tabur harus lebih hati-hati, tidak boleh mengenai kulit yang terbuka/luka dan selaput lendir atau kemaluan bayi perempuan. Jadi, gunakan hanya pada permukaan kulit yang tidak luka. “Bila masih ada bagian yang lecet sebaiknya jangan gunakan bedak. Dikhawatirkan partikel bedak masuk ke kulit sehingga bisa membahayakan.”

Kapan Harus ke dokter?

  1. Melepuh atau terdapat nanah
  2. Tidak hilang dalam waktu 48 sampai 72 jam
  3. Menjadi lebih berat

sumber : http://www.tipsbayi.com, http://www.tabloid-nakita.com, biomagnet.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: